(Ingin) Kembali Bersama.
Selamat malam,
Setelah pertemuan itu, aku berangan bahwa kami akan kembali bersama. Beberapa kali aku bayangkan bahagianya aku jika kami memiliki lebih banyak waktu bersama. Banyak tempat yang ingin aku datangi bersamanya, banyak kuliner yg ingin aku cicipi dengan dia, serta hal hal sederhana lainnya. Rasanya tidak adil jika harus menunggu lama namun pertemuan kami begitu singkat. Kami yang diingapi kepala gengsi, hanya menunggu waktu yang tepat dari semesta untuk kembali saling mempertemukan. Pertanyaan perihal apakah hanya aku yang ingin kami kembali bersama, pertanyaan apakah hanya aku yang selalu menungu pertemuan itu, selalu datang berkali-kali. Pertanyaan yang membuat goyah harapan juga terkadang menghapus sedikit banyaknya perasaan.
Bagaimana denganmu? apakah aku boleh mengetahui isi hatimu? apa benar selama ini hanya aku yang berharap kembalinya kita?
Beberapa kali di berbagai kesempatan, aku selalu ingin mempertanyakan hal itu. Namun sayangnya kepala gengsi ini sulit untuk memberanikan diri.
Komentar
Posting Komentar